Edukasi Pertanian Hidroponik bagi Generasi Muda, FEB UM dan Rotasi Institute Dorong Gaya Hidup Berkelanjutan untuk Mendukung SDG 12

Malang, 13-14 Juni 2026 – Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan Rotasi Institute menyelenggarakan kegiatan edukasi dan praktik pertanian sayur-mayur hidroponik bagi generasi muda di Desa Karangwidoro, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan yang berlangsung pada tanggal 13–14 Juni 2026 ini merupakan bagian dari program pemberdayaan ekonomi desa yang berorientasi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 12: Responsible Consumption and Production, khususnya pada aspek “Promote Universal Understanding of Sustainable Lifestyles” atau mendorong pemahaman masyarakat mengenai gaya hidup berkelanjutan.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pola produksi dan konsumsi pangan yang bertanggung jawab melalui pemanfaatan teknologi pertanian hidroponik. Selain memberikan pengetahuan teoritis, peserta juga memperoleh pengalaman praktik langsung dalam menanam dan mengelola berbagai jenis sayuran hidroponik yang dapat diterapkan di lingkungan rumah maupun komunitas.

Kegiatan menghadirkan Prof. Dr. Imam Mukhlis, M.Si. sebagai narasumber utama yang memberikan pemahaman mengenai keterkaitan antara ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan. Dalam paparannya, beliau menjelaskan bahwa pertanian hidroponik tidak hanya menjadi alternatif produksi pangan yang efisien, tetapi juga merupakan sarana edukasi untuk membangun kesadaran generasi muda dalam menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

“Generasi muda memiliki peran strategis dalam mewujudkan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan. Melalui pertanian hidroponik, mereka dapat belajar memanfaatkan sumber daya secara lebih efisien, menghasilkan pangan sehat, serta mengembangkan peluang ekonomi produktif yang berbasis lingkungan,” ujar Prof. Imam Mukhlis.

Peserta kegiatan terdiri atas mahasiswa dan generasi muda Desa Karangwidoro dan sekitarnya yang memiliki minat terhadap pengembangan pertanian hidroponik. Selama kegiatan berlangsung, peserta mendapatkan pelatihan mengenai teknik dasar budidaya hidroponik, pengelolaan nutrisi tanaman, pemeliharaan sistem hidroponik, hingga strategi pengembangan usaha pertanian skala rumah tangga dan komunitas.

Melalui pendekatan partisipatif, peserta tidak hanya diajak memahami aspek teknis budidaya, tetapi juga didorong untuk menginternalisasi nilai-nilai keberlanjutan dalam kehidupan sehari-hari. Pemanfaatan lahan yang terbatas, efisiensi penggunaan air, produksi pangan sehat, serta pengurangan jejak lingkungan menjadi bagian penting yang diperkenalkan dalam program ini.

Kegiatan ini menghasilkan peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep gaya hidup berkelanjutan serta praktik konsumsi dan produksi pangan yang bertanggung jawab. Selain itu, terbentuknya minat generasi muda untuk mengembangkan pertanian hidroponik di tingkat rumah tangga maupun kelompok masyarakat diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menciptakan peluang ekonomi baru di desa.

Kolaborasi antara FEB Universitas Negeri Malang dan Rotasi Institute menunjukkan komitmen perguruan tinggi dan lembaga masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang berkelanjutan melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia. Program ini diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan ekonomi desa yang tidak hanya menghasilkan manfaat ekonomi, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan dan sumber daya alam.

Kontribusi terhadap SDG 12: Responsible Consumption and Production

  • Meningkatkan pemahaman generasi muda tentang gaya hidup berkelanjutan (sustainable lifestyles). 
  • Mendorong praktik produksi pangan yang efisien melalui teknologi hidroponik. 
  • Mengedukasi masyarakat mengenai konsumsi pangan sehat dan ramah lingkungan. 
  • Mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan sumber daya air secara berkelanjutan. 
  • Mendukung pemberdayaan ekonomi desa berbasis pertanian berkelanjutan.